Latest Posts

Beberapa Ayat Al-Qur'an yang Berhubungan Dengan Perkembangan Ilmu Pengetahuan

10 komentar:

Ilmu pengetahuan adalah himpunan pengetahu Al-Qur’an secara ilmu kebahasaan berakar dari kata qaraa yaqrau qur’anan yang bererti “bacan atau yang dibaca”. Secara general Al-Qur’an didefenisikan sebagai sebuah kitab yang berisi himpunan kalam Allah, suatu mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. melalui perantaraan malikat Jbril, ditulis dalam mushaf yang kemurniannya senantiasa terpelihara, dan membacanya merupakan amal ibadah.

Al- Qur’an adalah kitab induk, rujukan utama bagi segala rujukan, sumber dari segala sumber, basis bagi segala sains dan ilmu pengetuhan, sejauh mana keabsahan ilmu harus diukur standarnya adalah Al-Qur’an. Ia adalah buku induk ilmu pengethuan, di mana tidak ada satu perkara apapun yang terlewatkan[1], semuanya telah terkafer di dalamnya yang mengatur berbagai asfek kehidupan manusia, baik yang berhubungan dengan Allah (Hablum minallah); sesama manusia (Hablum minannas); alam, lingkungan, ilmu akidah, ilmu sosial, ilmu alam, ilmu emperis, ilmu agama, umum dan sebgaianya.(Q.S. Al-an’am: 38).  Dan dibawah ini adalah beberapa ayat Al-Qur'an yang berhubungan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan :
1.      QS AL ANBIYA ayat 30 tentang penciptaan alam semesta

“Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air, maka mengapa mereka tidak beriman?” (QS AL ANBIYA ayat 30)

Ayat tersebut berkaitan dengan “Big bang theory” yaitu teori terbentuknya alam semesta yang menyatakan bahwa pada awalnya alam semesta merupakan satu kesatuan, kemudian terjadi ledakan besar yang menghasilkan pecahan-pecahan dan meluas.

2.      QS AS SAJDAH ayat 5 dan QS AL MA’AARIJ ayat 4 tentang relativitas waktu

“Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu” (QS AS SAJDAH ayat 5)

“Para malaikat dan jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun” (QS AL MA’AARIJ ayat 4)

Kedua ayat di atas berkaitan dengan temuan bahwa waktu akan berjalan lebih lambat seiring dengan kecepatan cahaya. Semakin kita bergerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya maka semakin lambat pergerakan waktu kita.

Teori ini dikemukakan oleh Einstein dimana telah dilakukan penelitian menggunakan dua buah jam atom: jam A dan jam B. Jam A disimpan di bumi, sedangkan jam B dibawa keliling dunia via pesawat jet. Hasilnya? Setelah sampai di bumi lagi, Jam B menunjukkan keterlambatan waktu sepersekian juta detik terhadap jam A.


3.      QS AR RA’D ayat 2 tentang keberadaan atmosfer
“Allah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy...” (QS AR RA’D ayat 2)

Kata-kata “langit tanpa tiang” merujuk kepada keberadaan atmosfer yang selalu mengelilingi lapisan bumi dan menjaga agar bumi selamat dari berbagai macam serangan komponen alam dari luar.

4.      QS ATH THARIQ ayat 11 tentang fungsi atmosfer

“Demi langit yang mengandung hujan” (QS ATH THARIQ ayat 11)

Berdasarkan ayat tersebut dapat diketahui bersama bahwa atmosfer berfungsi untuk mencegah uap air di bumi yang menguap hilang ke luar angkasa. Jika itu terjadi maka akan berakibat sangat fatal karena bumi bisa mengalami kekeringan luar biasa. Dengan adanya atmosfer, uap air akan ditahan di langit dalam bentuk awan untuk kemudian turun kembali ke bumi menjadi hujan.

5.      QS AL MULK ayat 3 tentang Lapisan Atmosfer

“Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu lihat sesuatu yang cacat?” (QS AL MULK ayat 3)

Ilmu pengetahuan yang berhasil diteliti dan diidentifikasi secara ilmiah menyatakan bahwa atmosfer terdiri dari 7 lapisan yaitu troposfer, stratosfer, ozonesfer, mesosfer, termosfer, ionosfer, dan eksosfer.

6.      QS AL AN’AM ayat 125 tentang Keadaan Tekanan Udara

“Barang siapa dikehendaki Allah akan mendapat hidayah (petunjuk), Dia akan membukakan dadanya untuk (menerima) Islam. Dan barang siapa dikehendaki-Nya menjadi sesat, Dia jadikan dadanya sempit dan sesak, seakan-akan dia (sedang) mendaki ke langit. Demikianlah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman” (QS AL AN’AM ayat 125)

Ilmu pengetahuan menunjukan bahwa semakin tinggi suatu tempat dari permukaan laut semakin rendah tekanan udara dan semakin tipis kadar oksigennya. Keadaan udara ini mendorong peningkatan takanan darah dan menjadikan sulit bernafas.

7.      QS AN NUR ayat 43 tentang Proses Terjadinya Hujan

“Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menjadikan awan bergerak perlahan, kemudian mengumpulkannya, lalu Dia menjadikannya bertumpuk-tumpuk, lalu engkau lihat hujan keluar dari celah-celahnya...” (QS AN NUR ayat 43)

Ayat di atas menunjukan kebenaran terkait dengan proses terjadinya hujan (cukup jelas).

8.      QS AN NUR ayat 40 tentang Keadaan Dasar Laut

“Atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barang siapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah maka dia tidak mempunyai cahaya sedikitpun.” (QS AN NUR ayat 40)

Berdasarkan riset ilmiah, sinar matahari terdiri dari 7 warna. Warna merah yang memiliki panjang gelombang terpendek akan diserap sampai kedalaman kurang lebih 20 meter. Setelah itu tidak akan tampak warna merah yang berasal dari matahari. Warna biru yang panjang gelombangnya terpanjang hanya mencapai 200 meter. Di kedalaman berikutnya di dalam laut hanya diselimuti kegelapan.

9.      QS AR RAHMAAN ayat 19-20 tentang Mukjizat Dasar Laut

“Dia membiarkan dua laut mengalir yang kemudian keduanya bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing” (QS AR RAHMAAN ayat 19-20)

Ayat tersebut berhubungan dengan penemuan sungai dalam gua di bawah laut di Cenote Angelita beberapa waktu silam oleh Anatoly Beloshchin.

10.  QS ATH THALAAQ ayat 12 tentang Lapisan Bumi

“Allah yang menciptakan tujuh langit dan dari (penciptaan) Bumi juga serupa.” (QS ATH THALAAQ ayat 12)

Riset ilmiah menyatakan bahwa bumi juga terdiri dari 7 lapisan seperti halnya langit yang memiliki 7 lapisan.

11.  QS AN NABA ayat 6-7 tentang Lempengan Besar di Bumi
“Bukankah Kami telah menjadikan Bumi sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?” (QS AN NABA ayat 6-7)

Riset menunjukkan bahwa lapisan terluar dari bumi terdiri dari  banyak lempengan besar yaitu pasific, north america, south america, african, eurasian, australia, dan antartica. Lempengan tersebut mengalami pergeseran yang jika cukup besar akan dirasakan sebagai gempa bumi. Oleh karena itu Allah menciptakan gunung yang tertanam lebih dalam di bumi (pasak) agar lempengan-lempengan bumi yang bergeser tetap terjaga kestabilannya.

12.  QS YUSUF ayat 7 tentang Pengelolaan Panen

“Dia (Yusuf) berkata, Agar kamu bercocok tanam tujuh tahun (berturut-turut) sebagaimana biasa, kemudian apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di tangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan" (QS YUSUF ayat 7)

Teknik memanen gandum yang efektif agar dapat bertahan lama yaitu dengan cara mempertahankan bulir gandum ditangkainya. Teknik ini dipakai oleh para petani sampai sekarang.

13.  QS AN NAHL ayat 68 tentang Binatang Lebah

“Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat manusia” (QS AN NAHL ayat 68)

Lebah merupakan salah satu binatang yang disebutkan dalam Al Quran yang mendapat ilham dari Allah. Salahs atu buktinya adalah kita dapat melihat lebah membangun sarang madu dalam bentuk heksagon (segi enam) karena para pakar meneliti bahwa memang pemanfaatan paling optimal  keseluruhan ruang tidak mungkin diperoleh dari bentuk selain heksagon.


14.  QS AN NAHL ayat 66 tentang Binatang Pemamah Biak

“Dan sungguh pada hewan ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang berada dalam perut-perut (buthunihi) berupa susu murni antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang yang meminumnya.” (QS AN NAHL ayat 66)

Meskipun ilmu pengetahuan baru dapat mengidentifikasi bahwa hewan pemamah biak memiliki banyak perut, hal ini sudah dijelaskan dalam Al Quran ayat di atas dengan penggunaan kosakata (butuhunihi) yang berarti perut-perut.

15.  QS AL MU’MINUUN ayat 12-14 tentang Proses Penciptaan Manusia

“Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudia kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah, Pencipta yang Paling Baik.” (QS AL MU’MINUUN ayat 12-14)

Tidak ada penjelasan ya...karena ayat tersebut sudah sangat jelas.

16.QS AL QIYAAMAH ayat 3-4 tentang Teknologi Sidik Jari
“Apakah menusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? (Bahkan) Kami mampu menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.” (QS AL QIYAMAAH ayat 3-4)

Setiap manusia memiliki kekhususan jari jemari yang berbeda antara manusia yang satu dengan lain, sehingga pada hari kiamat pun jari tangan tidak luput dari perhatian Allah untuk disusun kembali dan dimintakan pertanggungjawaban atas perilaku manusia tersebut karena hanya ada satu sidik jari tertentu untuk satu manusia.

17.  QS AN NAML ayat 40 tentang Informatika

“Seorang yang mempunyai ilmu dari kitab berkata “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.” Maka ketika dia (Sulaiman) melihat singgasana itu terletak di hadapannya, dia pun berkata “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya)” QS AN NAML ayat 40

Ayat di atas mengilhami inovasi teknologi informasi yang terus berkembang hingga sekarang. Mulai dari jaman dahulu adanya sms yang mampu mengirim pesan dalam hitungan detik, kemudian foto, akhirnya kini banyak sekali hal dari berbagai penjuru dunia yang dapat diakses via internet dalam hitungan detik saja.

18. QS AL A’RAAF ayat 142 tentang Operasi Penjumlahan
“Dan kami telah menjanjikan kepada Musa (memberikan Taurat) tiga puluh malam, dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi), maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya empat puluh malam” (QS AL A’RAAF ayat 142)

Operasi penjumlahan yang berhasil dikaji dari ayat di atas adalah 30 + 10 = 40

19. QS AL ANKABUUT ayat 14 tentang Operasi Pengurangan

“Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka selama seribu tahun kurang lima puluh tahun. Kemudian mereka dilanda banjir besar, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim” (QS AL ANKABUUT ayat 14)
Operasi pengurangan yang dikai dari ayat di atas adalah 1000 tahun – 50 tahun = ....
Pertanyaannya adalah mengapa tidak langsung ditulis daja hasilnya? Sebab, manusia senantiasa diperintahkan untuk berpikir dan menemukan ilmu-ilmu yang baru.

20. QS AL BAQARAH ayat 282 tentang Akuntansi
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu menjalankan sesuatu urusan dengan hutang piutang yang diberi tempoh hingga ke suatu masa yang tertentu, maka hendaklah kamu menulis (hutang dan masa bayarannya) itu. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menulisnya dengan adil (benar). Dan janganlah seseorang penulis enggan menulis sebagaimana Allah telah mengajarkannya. Oleh itu, hendaklah ia menulis dan hendaklah orang yang berhutang itu merencanakan (isi surat hutang itu dengan jelas). Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangkan sesuatu pun dari hutang itu. Kemudian jika orang yang berhutang itu bodoh atau lemah atau ia sendiri tidak dapat hendak merencanakan (isi surat itu), maka hendaklah di rencanakan oleh walinya dengan adil (benar) dan hendaklah kamu mengadakan dua orang saksi lelaki dari kalangan kamu. Kemudian kalau tidak ada saksi dua orang lelaki, maka bolehlah, seorang lelaki dan dua orang perempuan dari orang-orang yang kamu setujui menjadi saksi, supaya jika yang seorang lupa dari saksi-saksi perempuan yang berdua itu maka dapat diingatkan oleh yang seorang lagi. Dan janganlah saksi-saksi itu enggan apabila mereka dipanggil menjadi saksi. Dan janganlah kamu jemu menulis perkara hutang yang bertempoh masanya itu, sama ada kecil atau besar jumlahnya. Yang demikian itu, lebih adil disisi Allah dan lebih membetulkan (menguatkan) keterangan saksi, dan juga lebih hampir kepada tidak menimbulkan keraguan kamu. Kecuali perkara itu mengenai perniagaan tunai yang kamu edarkan sesama sendiri, maka tiadalah salah jika kamu tidak menulisnya. Dan adakanlah saksi apabila kamu berjualbeli. Dan janganlah mana-mana jurutulis dan saksi itu disusahkan. Dan kalau kamu melakukan (apa yang dilarang itu), maka sesungguhnya yang demikian adalah perbuatan fasik (derhaka) yang ada pada kamu. Oleh itu hendaklah kamu bertaqwa kepada Allah dan (ingatlah), Allah (dengan keterangan ini) mengajar kamu dan Allah sentiasa Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.” (QS AL BAQARAH ayat 282)

Surat Al Baqarah ayat 282 merupakan ayat terpanjang di Al Quran. Ayat tersebut mengkaji bagaimana utang-piutang seharusnya dicatat. Pencatatan dalam utang piutang ini mengilhami bagaimana sistem pencatatan dalam akuntansi dibentuk. Oleh karena itu ilmu akuntansi yang kebanyakan orang berpikiran bahwa akuntansi itu berasal atau ditemukan dari bangsa barat, sebenarnya ilmu ini telah ada pada kitab suci Al Quran jauh ribuan tahun sebelum itu.


Dapat kita jadikan pelajaran bersama, salah satu mukjizat terbesar Rasulullah yaitu Al Quran rupanya telah benar terbukti menjadi sumber segala ilmu pengetahuan sekaligus mukjizat terbesar bagi umat manusia sepanjang masa. Ayat-ayat di atas hanya beberapa sample kecil dari sekian banyak ayat yang telah berhasil dikaji. Sangat besar kemungkinannya juga bahwa di masa yang akan datang akan muncul lagi ilmu pengetahuan yang baru dimana ilmu tersebut telah lebih dahulu tersaji dengan sistematis dalam ayat-ayat Al Quran karena kebesaran Allah SWT. Subhanallah.




sumber:
Read More

Black Hole Dalam Pandangan Al-Qur'an

3 komentar:

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun,” (QS. Al Isra’: 44).
PERNAH mendengar black hole? Bintang raksasa berbentuk lubang hitam yang mampu menyedot dan menyapu semua benda langit di sekitarnya. Black Holes atau lubang hitam bisa dibilang penemuan paling fenomenal di abad 20 di bidang astronomi. Sebelumnya, tak seorang ilmuwan yang pernah membayangkan bahwa di langit ada sejumlah bintang yang tampak mengerikan apalagi bintang itu memang tidak terlihat.
Black holes atau lubang hitam seperti definisi ilmuwan NASA adalah medan gravitasi sangat kuat. Akibatnya, benda-benda langit tersedot dengan intensitas tinggi tanpa terkecuali. Saking kuatnya, cahaya pun tidak bisa menghindar dari sedotan. Black hole terbentuk ketika sebuah bintang besar mulai habis usianya akibat kehabisan energi dan bahan bakar. Meski tidak terlihat, black hole memiliki magnet tingkat tinggi.
Fakta dan Angka
Mengenai bobotnya, Black Hole seberat bumi itu diameternya kurang dari satu sentimeter saja! Dan Black Hole seberat matahari itu diamenternya hanya 3 km. Subhanallah!
Black Hole ukuran sedang itu beratnya 10.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 kilogram, atau 10 pangkat 31, dengan diameter 30 km saja. Ada banyak Black Hole di pusat galaksi kita dan galaksi-galaksi lain, dan satunya memiliki berat jutaan kali berat matahari. Diperkirakan jumlah black hole di alam raya ini jutaan bahkan ribuan juta.
Bagaimana Ilmuan Melihat Benda ini?
Bagaimana ia bisa dilihat sedangkan ia tidak mengeluarkan pancaran cahaya? Muncul pemikiran dari seorang peneliti bahwa Black Hole itu memiliki ukuran tertentu, dan ia berjalan di ruang angkasa. Ia pasti akan lewat di depan sebuah bintang sehingga cahayanya tertutup dari kita, seperti kejadian gerhana matahari. Setelah ide itu dilaksanakan dan terbukti benar, maka para ilmuwan sepakat bahwa cahaya bintang tersebut tertutup karena lewatnya Black Hole, sehingga mengakibatkan tertutupnya pancaran cahaya yang bersumber dari bintang tersebut. Hal itu terjadi selama jangka waktu tertentu, kemudian bintang tersebut kembali menunjukkan sinarnya.
Black Hole dalam Al Quran
Al Quran menyebutkan banyak fenomena alam raya dan benda-benda luar angkasa, bintang, planet, nama bintang, galaksi dan lain-lain. Sebelum mengklaim adanya fenomena black hole dalam Al-Quran, mari kita perhatikan ayat yang paling dekat untuk dikaji. Yakni di surat At-Takwir ayat 15-16.
“Aku bersumpah demi bintang tersembunyi. Yang bergerak cepat yang menyapu.”
Dalam ayat ini Allah bersumpah dengan salah satu makhluk-Nya yakni bintang yang bernama atau memiliki tiga karakter. Pertama, khunnas (الْخُنَّسِ)yang tersembunyi dan tidak terlihat. Karenanya, setan disebut juga khannaas (الخناس) karena ia tidak terlihat oleh bani Adam. Ini persis yang disebutkan ilmuawan tentang karakter black hole yakni; invisible. Kedua, aljawaar (الْجَوَارِ) bergerak cepat dan sangat cepat. Ini karakter black hole kedua moves. Lafadl Al Quran tajri lebih perfect dibanding penjelasan ilmuan sebab kata ia bermakna bergerak cepat atau lari. Sementaramoves tidak menggambarkan bergerak dengan cepat.  Ketiga, al kunnas (الْكُنَّسِ) yang menyapu dan menelan setiap yang ditemuinya. Ini karakter black hole vacuum cleaner.
Kunnas berasal dari kanasa artinya menyapu, miknasah alat untuk menyapu. Kunnas bentuk jamak dari kaanis yang menyapu. Kunnas adalah shigat muntaha jumuk (bentuk jamak paling tinggi) dari bentuk tunggal kaanis.
Para ulama tafsir klasik menjelaskan makna khunnas al jawaril kunnas adalah bintang yang cahayanya tidak muncul di siang hari dan muncul di malam hari. Namun ini hanya penafsiran bukan makna sesungguhnya. Penafsiran paling sesuai dengan realitas alam raya adalah black holes.
Barangkali hal ini juga yang diisyaratkan oleh Al-Quran,“Apabila matahari digulung,” (QS. At Takwir: 1). 


sumber:
harunyahya/hasanalbana


Read More

Gunung Pelangi

3 komentar:
Beberapa minggu ini  penduduk dunia virtual (netizen) heboh dengan fenomena gunung pelangi dan warna-warni  (rainbow mountain). Semula, kabar adanya gunung pelagi itu hanya hoax. Namun belakangan, fenomena itu makin terungkap setelah berbagai tulisan dan video amatir menambahi fakta baru. Danaxia Landform fenomana lanskap yang ditemukan di sebelah tenggara dan barat daya China, terdiri dari tebing-tebing lengkung warna-warni. Tepatnya berada di Kota  Zhangye, di Provinsi Gansu, China. The Zhangye Danxia Geological Park Nasional ini mencakup area seluas 510 kilometer persegi (200 sq mi). Sebelumnya taman provinsi dan daerah pemandangan, itu menjadi geopark nasional pada November 2011.
Gunung pelangi ini dinilai sangat menakjubkan karena bukit dan lembahnya terdiri dari lapisan warna merah, biru, hijau zamrud, coklat, dan kuning. Menariknya, di tempat itu tak ditemukan tumbuhan atau hewan apapun karena kondisi tanahnya yang tandus. Menurut Telegraph, warna-warni menakjubkan perbukitan tersebut berasal dari batuan pasir merah dan mineral yang terbentuk sejak periode Kapur, tepatnya 24 juta tahun lalu. Formasi batuan tersebut kemudian mengalami pergeseran lempeng tektonik yang juga membentuk pegunungan Himalaya. Hujan dan angin yang menerpa daerah itu selama jutaan tahun juga ikut andil dalam membentuk ceruk, lembah, dan pola warna Zhangye Danxia. Konon gunung ini akan menampilkan pola warna yang berbeda-beda, tergantung kondisi cuaca.

Yang tak kalah menakjubkan, belakangan fenomena ini dikaitkan dengan salah satu surat dalam Al-Quran, tepatnya dalam Surat Al Fathir [35] ayat 27 di mana Allah Subhanahu Wata’ala telah lama mengungkap rahasia adanya gunung yang berwarna-warni,
Artinya :
“Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.” [QS: Al Fathir [35]: 27]
Al-Quran telah menjelaskan fenomena alam tersebut 14 abad yang lalu, bahhkan sebelum para Sahabat Rasulullah datang dan berdakwah ke China. Hal ini menunjukkan bahwa al-Qur’an adalah salah satu bukti terpenting yang memungkinkan kita mengetahui keberadaan Allah.
“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?” (QS. Fushshilaat  [41]: 53).
Maha Besar Allah Atas Segala Firman-Nya


 sumber:
Read More

Penciptaan Alam Semesta

2 komentar:

Dalam Al-Qur’an banyak terdapat ayat yang menyinggung tentang penciptaan alam semesta. Ayat yang menjadi acuan mengenai penciptaan alam adalah surah Al-Baqarah ayat 177, yang berbunyi:
Artinya:
“Allah pencipta langit dan bum, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengucapkan kepadanya “jadilah” lalu jadilah ia.”
Secaramaudhu’I-mushafi, ayat-ayat Al-Qur’an tentang penciptaan alam terdapat pada surat Al-A’raf ayat 54, Yunus ayat 3, Hud ayat 7, Al-Anbiya ayat 30, Al-Furqan ayat 59, As-Sajadah ayat 4, Fushilat ayat 9-12, Qaf ayat 38, Al-Haddis ayat 4, dan An-Naziat ayat 27-33.

Proses terbentuknya alam semesta
Dalam uaya menafsirkan ayat-ayat yang berhubngan dengan penciptaan alam diatas terdapat dua mahzab: pertama, Madzhab Burhani (saintifik) dan kedua Madzhab Bayani (wahyuistik).
1.      Madzhab Burhani (saintifik)
Dalam memahami ayat madzhab brhai berusaha memaksimaksimalkan akal dengan melibatkan pendekatan empiris, dalam al ini konsep sains dan penemuah mutahir. Dlam madzhab ini teks suci (wahyu) tidak diposisikan sebagai dogma (ajaran) dan sebagai pengetahuan jadi, melainkan hanya sebagai sebuah isyarat ilmiah yang pemaknaanya harus mengikuti sains. Madzab ini cenderung terikat secara keseluruhan terhadap kontribusi sains dalam menafsirkan Al-Qr’an.
Alam diciptakan dalam enam masa (Q.S. Fushilat : 9-12) :
·       2 Masa penciptaan langit sejak berbentuk dukhan (campuran debu dan gas).
·       2 Masa untuk menciptakan bumi.
·      2 Masa (4 sejak penciptaan bumi) untuk  memberkahi bumi dan menentukan makanan bagi penghuninya.
 Ukuran lamanya masa tidak dirinci di dalam Al-Qur’an. Belum ada penafsiran pasti tentang eman masa itu. Namu, berdasarkan kronologi evolusi alam semesta dengan dpandu isyarat di salam Al-Qur’an (Q.S. Fushilat : 9-12 dan Q.S. An-Naziat : 27-33) mereka menafsirkan ena masa itu adalah enam tahapan proses sejak penciptaan alam  sampai hadirnya manusia. Lamanya tipa masa tidak merpakan focus perhatian.
2.      Madzhab Bayani (wahyuistik)
Madzhab Bayani berpijak pada teks, baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung dalam arti langsung menganggap teks sebagai pengetahuan jadi, dan secara tidak langsung yaitu dengan melakukan penalaran yang berpijak pada teks ini. Dalam madzhab ini wakyu dipodidkan sebaliknya yang harus diterima secara Imani, bukan tafsir ilmiah, walaupun tidak logis dan ilmiah dalam menganalisa  konsep sains. Madzhab ini cenderung menolahk secara keseluruhan terhadap kontribusi sains dalam menafsirkan Al-Qur’an.
Surat Al-Anbiya :30 menunjukkan bumi denga  langit saat permulaan. Tafsir Ibn Katsir atas ayat 21:30: “…Tidakkah mereka mengetahi bahwa langit dan bumi dahulunya bersatupada yakni pada awalnya mereka satu kesatuan, terikat sat sama lain. Bertumpuk satu atas yang lainnya kemudian Allah memisahkan mereka satu sama lain dan menjadikannya Langit itu tujuh dan Bumi itu tujuh, meletakkan udara diantara bumi dan langin yang yang terendah…”

Pada masa itu ilmu pengetahuan bahkan belum berkembang seperti sekarang ini tetapi Allah sendiri sekitar 1400 tahun yang lalu yang memberikan pengetahuan tentang penciptaan alam dengan firmannya yang disampaikan kepada Nabi Muhammad. Menunjukkan sekali lagi bukti nyata tentang firman Tuhan Yang Maha Esa. Maha Pencipta Langit dan Bumi. Maha Besar Allah atas Segala Firmannya.



sumber:
Read More
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html